Sering Sakit Kepala ? Kenali jenis Sakit Kepala anda

0
306
views
sakit kepala

PAVIDASK.comSakit Kepala merupakan keluhatan kesehatan yang sering dialami oleh setiap orang, tanpa mengenal batasan usia maupun gender. Obat penghilang rasa nyeri kepala pun dijual bebas dan dapat dikonsumsi jika terjadi keluhan. Namun sebelum anda memutuskan untuk mengkonsumsi obat sakit kepala yang dijual bebas, kenali gejala dan penyebab Sakit Kepala anda, terlebih jika anda yang alami merupakan sakit kepala berulang.

Banyak orang menggunakan kata sakit kepala dan pusing untuk menggambarkan keluhan di kepala. Padahal sakit kepala dan pusing itu berbeda. Sakit Kepala biasanya adalah rasa kepala seperti diikat kencang, atau gambaran mudahnya seperti cenut-cenut dan ditekan. Sementara pusing merupakan gambaran sekeliling tampak berputar dan goyang. Sangat penting untuk mengetahui gejala yang dirasakan pasien untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Jenis Sakit Kepala itu dibagi 2, primer ( tidak bahaya dan sering ) dan Sakit Kepala sekunder ( Sakit Kepala berbahaya ). Berikut jenis-jenis Sakit Kepala :

  1. Nyeri Kepala tipe tegang, sering terjadi pada wanita gejala nyeri dari mulai tengkuk, kepala sampai alis. Hal ini umumnya disebabkan oleh saraf kejepit atau otot tegang.
  2. Migren, ditandai oleh sakit kepala berdenyut dengan rasa sakit yang berlangsung selama 4-72 jam. Migren bisa hadir karena factor genetis maupun dipicu oleh makanan ( cokelat, vetsin, keju, dll )
  3. Cluster, sering menimpa para pria, rasa khas nyeri kepala yang berkelompok dan biasanya muncul di waktu yang sama secara berulang dengan mata merah dan berair yang disebabkan oleh kekurangan oksigen.
  4. Sakit kepala sekunder, merupakan sakit kepala kronik progresif disertai adanya gejala lain. Sakit kepala jenis ini merupakan alarm tubuh sebagai gejala yang disebabkan oleh penyakit lain seperti tumor otak, infeksi otak atau pendarahan otak. Perlu waspada jika rasa sakit yang dirasakan kian hari kian berat, penderita dapat terbangun dari tidur karena rasa sakit dan konsumsi obat penghilang rasa nyeri yang terus bertambah jumlahnya. Sakit diperberat dengan batuk, bersin dan mengejan.